Almudassir Media Centre

Jalan berlubang di bypass padang berbahaya bagi pengendara

PADANG — Sejumlah titik sepanjang jalan By Pass Padang, siap menebar ancaman maut kepada setiap pengendara yang melewati jalur tersebut. Kondisi ini disebabkan, banyaknya ditemui jalan berlubang di beberapa kawasan jalur ini. Harus segera diperbaiki, dan tak mungkin pula harus menunggu jalur dua rampung terlebih dahulu.

Ukuran lubang yang ada, tidak bisa dianggap main-main. Sebab, ditemukan beberapa lubang-lubang yang berukuran besar dan dalam. Seperti yang terlihat di depan Balaikota di Aiapacah serta di dekat Simpang Empat Ketaping-Unand, Kuranji.
Di Simpang Empat Ketaping-Unand ini, misalnya, kondisi lubangnya sudah sangat parah sekali dan telah banyak memakan korban. Lubang besar yang berada dekat pool Bus Anugrah ini berada di tengah jalan dan hampir memakan semua badan jalan. Kendaraan hanya bisa melewati bagian sisi lubang yang masih tersisa.
Untuk menghindari adanya kendaraan yang terperosok dalam lubang tersebut, di bagian depannya sudah terpampang kayu yang telah terpasang kantong plastik warna biru, oranye dan putih. “Kayu itu sudah sejak sepekan ini diletakan di dekat lubang tersebut atas inisiatif sopir bus Anugrah yang tidak sanggup lagi melihat banyak sepeda motor yang terperosok ke dalam lubang itu,” ujar warga sekitar, Sil (29).
Sil mengakui, lubang tersebut sudah ada sejak dua bulan lalu. Karena banyak dilewati kendaraan besar semacam truk dan terkena hujan, lubang yang awalnya kecil, semakin membesar. Tiap malam, terangnya, banyak sepeda motor yang masuk ke dalam dan terjatuh. Untung saja, belum ada pengendara yang mengalami kecelakaan serius dan fatal.
“Tidak itu saja, bila hujan, lubang akan tergenang oleh air. Bagi pengendara yang tidak tahu, juga banyak yang masuk ke lubang tersebut,” tuturnya.
Sir yang rumahnya persis di dekat lubang tersebut mengatakan, dirinya selalu diliputi rasa cemas bila ada pengendara yang masuk ke dalam lubang. Untuk itulah, dirinya pernah bersama suami menutup lubang tersebut dengan tanah liat sebanyak tiga kali, agar tidak ada lagi yang terjatuh.
“Tapi, ketika hujan datang, tanah itu habis dan lubang kembali muncul,” sebutnya.
Sir berharap, pemerintah bisa memperhatikan kondisi ini. Jangan sampai menunggu adanya korban yang lebih parah dulu, baru diperbaiki. “Dulu, ada juga yang telah menutup lubang itu dengan aspal, tapi tetap saja kembali berlubang,” sebutnya.
Kondisi berlubang juga ditemukan di timbunan jalan dekat jembatan Kuranji (oprit). Kendaraan yang melewati jembatan ini mesti berhati-hati. Padahal, jembatan Kuranji ini baru beberapa waktu lalu diperbaiki.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar Yunafri mengatakan, jalan umum juga merupakan pelayanan publik yang mesti menjadi perhatian pemerintah. Menurutnya, jalan umum harus dalam kondisi bagus, aman dan nyaman bagi pengendara yang melewatinya.
“Pemko Padang harus menutup dan mengaspal lubang tersebut. Jangan karena pengerjaan jalur dua Bypass masih lama, jalan berlubang dibiarkan begitu saja. Artinya, perbaikan jalan berlubang itu kini sudah mendesak, dan tak harus pula menunggu jalur dua rampung terlebih dahulu,” tegasnya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan By Pass dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II Opukenigara mengatakan, dirinya akan segera menutup jalan yang berlubang di dekat Simpang Empat Ketaping-Unand tersebut.
“Tim kita masih kurang. Kita akan segera mengirim tim ke sana (Simpang Empat Ketaping-Unand) untuk memperbaiki jalan di tempat tersebut. Sebab, tim kita saat ini sedang menutup lubang juga di kawasan Duku,” ujarnya.
Terkait adanya oprit jembatan Kuranji yang masih berlubang, kata Opukenigara, saat perbaikan beberapa waktu lalu, oprit tersebut belum dikerjakan. “Pengerjaan perbaikan jembatan Kuranji beberapa waktu lalu baru 80 persen. Saat ini pengerjaan perbaikan jembatan Kuranji dipending,” sebutnya.
Saat ini, terang Opukenigara, pihaknya sedang proses pengurusan dana untuk kelanjutan perbaikan jembatan Kuranji. Diharapkan, pertengahan November ini bisa dilanjutkan perbaikannya kembali. (yuki)
Label:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget