Almudassir Media Centre

Pembuka rizki

Cahaya Sirr Allah

Nur Al Qalbu Sirrullah

DITULIS DALAM ZIKIR

>Inti Dari Metode NAQS adalah Menegakkan Dzikrullah

Dzikir mengingat Allah adalah kegiatan yang sangat dianjurkan dalam Al-Qur’an, antara lain dalam surat Al Ahzab ayat 41-43 dan surat Al Jumu’ah ayat 11 :

(41)- Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.(42)- Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.(43)- Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman. (Al Ahzab 41-43)

10- Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. (Al Jumu’ah 10)

Ada beberapa kegiatan dzikrullah yang diajarkan Rasulullah kepada kita antara lain , Sholat , membaca Qur’an, membaca kalimat tahlil, tahmid, tasbih, takbir, Asma’ulhusna , membaca do’a , dan lain sebagainya.

Sholat dilakukan pada waktu dan cara yang telah ditetapkan , membaca Qur’an juga dianjurkan dilakukan dengan tartil dan berusaha memahami semua bacaannya pada waktu malam hari. Membaca tahlil, tahmid , tasbih, takbir dan berdo’a dianjurkan dilakukan setelah selesai mengerjakan sholat. Mengingat Allah dengan menyebut Asma’ulhusna dianjurkan dibaca setelah sholat atau pada waktu berdiri, duduk dan berbaring. Usahakan hati dan fikiran tidak pernah kosong dan sepi dari menyebut nama Allah, hadirkan Allah didalam hati dan fikiran setiap saat dimanapun berada. Selama hati dan fikiran selalu ingat dan menyebut nama-Nya, demikian pula Allah akan selalu ingat dan memperhatikan keadaan orang itu . Dalam hadist Qudsi yang diriwayatkan oleh Syaikhani dan Turmidzi dari Abu Huraira ra Allah mengatakan :

“ Aku sesuai dengan dugaan hamba-Ku kepada-Ku. Jika ia ingat kepadaKu didalam hatinya, Akupun ingat pula kepadanya didalam hatiKu. Dan jika ia ingat kepadaKu dilingkungan khalayak ramai, niscaya Akupun ingat kepadanya didalam lingkungan khalayak ramai yang lebih baik. Dan jika ia mendekat padaKu sejengkal,Akupun mendekat pula padanya sehasta. Jika ia mendekat padaKu sehasta, niscaya Aku mendekat padanya sedepa. Dan jika dia datang padaKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya sambil berlari “

Sejalan dengan hadist diatas Allah berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 152:
“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat) -Ku.” ( Al-Baqarah 152)

Dzikir mengingat Allah tidak diatur caranya secara detail seperti pelaksanaan sholat, Al Qur’an hanya menyebutkan secara garis besar , sebagaimana disebutkan dalam surat Ali Imran 191:

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (Ali Imran 191)

Bagaimana cara berdzikir ketika berdiri, duduk atau berbaring tidak diatur secara detail, Rasulullah hanya mencontohkan membaca istighfar, tasbih, tahmid, tahlil sebanyak 33 kali sesudah sholat, ini adalah aktifitas minimal. Al-Qur’an menganjurkan kita berdzikir sebanyak banyaknya, tanpa bisa dihitung ketika berdiri, duduk dan berbaring, secara lisan maupun didalam hati diwaktu pagi, sore maupun malam hari baik dengan cara berjama’ah maupun seorang diri. Silahkan dipilih cara yang paling tepat buat diri masing masing, tidak perlu diperdebatkan tata cara yang dipilih. Semua cara yang dilakukan sepanjang untuk mengingat Allah dan membangkitkan rasa cinta dan rindu padanya adalah baik, yang tidak benar adalah orang yang tidak melaksanakan dzikir dan lupa dari mengingat Allah karena sibuk dengan urusan duniawinya.

Manfaat nyata dari Dzikrullah:

Dalam hadist Qudsy tersurat : “Barang siapa disibukkan zikir kepada-Ku sehingga tidak sempat memohon dari-Ku maka Aku akan memberikan yang terbaik dari apa saja yang Ku berikan”.

Selalu ingat dan menyebut nama Allah setiap saat dan sepanjang waktu dikala berdiri, duduk dan berbaring merupakan gambaran nyata dari keimanan ,ketakwaan dan rasa tawakkal seseorang. Allah akan memperlihatkan manfaat dan efek nyata dari amalan dzikrullah seseorang dalam kehidupannya sehari hari hari antara lain:

Mendapat ketenangan hati dan bebas dari perasaan jengkel,kecewa, sedih, duka, dendam dan stress berkepanjangan ( Ar Raad 28)Dikeluarkan Allah dari kegelapan (hidup yang penuh kesukaran, kesempitan,kepanikan, kekalutan ,kehinaaan dan serba kekurangan ) kepada cahaya yang terang benderang ( hidup bahagia,nyaman, aman, mulia, sejahtera dan berkecukupan). (Al Ahzab 43)Terpelihara dan terhindar dari melakukan perbuatan keji dan mungkar (Al Ankabut 45)Terpelihara dari kelicikan dari tipu daya syetan yang menyesatkan (An Nahl 99)Selalu mendapat jalan keluar dari berbagai kesulitan yang datang menghadang dan mendapat rezeki dari tempat yang tidak pernah diduga, serta selalu dicukupkan semua kebutuhan hidupnya ( At Thalaq 2-3)Dibukakan baginya pintu kemenangan, diampuni dosanya yang lalu dan yang akan datang, ditambahkan baginya berbagai kenikmatan hidup, ditunjuki jalan yang lurus , dan diberi pertolongan dengan kekuatan yang dahsyat. ( Al Fath 1-3)Selalu mendapat perhatian istimewa dari Allah dimanapun ia berada , selama ia ingat pada-Nya (Al Baqarah 152)Terhindar dari beban hidup yang berat dan tidak sanggup dipikul serta terhindar dari siksa dan azab yang melampaui batas ( Al Baqarah 286)Diampuni segala dosanya, dihapuskan segala kesalahannya dan diwafatkan bersama orang yang berbuat kebaikan ( husnul khotimah) (Ali Imran 193)Mendapat kehidupan yang baik sampai datang ajal yang telah ditetapkan (Hud 3, An-Nahl 97)Dibalasi dan dilipat gandakan amal kebaikannya dengan yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan ( An Nahl 96-97)Selalu disertai Allah dimanapun mereka berada (Al Baqarah 153, Al Hadit 4)Mendapat pertolongan dari ribuan tentara malaikat dalam menghadapi berbagai hal dan masalah didunia maupun akhirat ( Ali imran 124-125, Fushilat 30-31)Dimudahkan semua urusannya dan diberi bimbingan menempuh jalan yang mudah (Al Lail 7, Al A’la 8)Dibukakan baginya keberkahan dan pintu rahmat dari langit dan bumi (Al A’raaf 96)Diwafatkan dalam keadaan baik dan disambut oleh para malaikat dengan salam penghormatan ( An Nahl 32, Ar Raad 23-24, Al Ahzab 44 )Mendapat kehidupan yang baik selama masa menanti dialam barzakh ( Ali Imran 169)Memiliki wajah yang putih berseri dihari berbangkit ( Ali Imran 106-107)Memiliki wajah dan tubuh yang bercahaya terang dihari berbangkit ( Al Hadit 12-13 dan At Tahrim 8)Menerima buku catatan amal dari sebelah kanan dan dimudahkan saat dihisab dan ditimbang semua amalnya (Al Haqqah 19-21 )Memiliki timbangan kebaikan yang lebih banyak dan berat (Al Qori’ah 6-7,Al A’raaf 8)Diselamatkan Allah dari ganas dan panasnya api neraka (Maryam 72-73, Al Lail 17)Dimasukan kedalam taman syurga dan hidup kekal selamanya disana (Az zumar 73)

Betapa banyak manfaat yang didapat dari dzikir mengingat Allah sebagai mana disebutkan diatas , namun sayangnya sedikit sekali orang yang mau dan tertarik untuk melakukan kegiatan tersebut. Mudah mudahan setelah membaca berbagai keterangan diatas anda akan tertarik untuk melaksanakan ibadah dzikir mengingat Allah sepanjang waktu dikala berdiri, duduk dan berbaring. Mulailah berusaha menyisihkan waktu untuk duduk diam setelah sholat lima waktu atau pada waktu pagi dan malam hari , berzikir dengan menyebut Asma’ulhusna sebanyak banyaknya. Insya Allah anda akan merasakan berbagai manfaat sebagaimana disebutkan diatas, itu adalah janji Allah dalam Al Qur’an Dia tidak pernah mengingkari janji. Allah maha kuat dan pasti memenuhi semua janji-Nya. Janji Allah tidak pernah meleset.

205- Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.206- Sesungguhnya malaikat-malaikat yang ada di sisi Tuhanmu tidaklah merasa enggan menyembah Allah dan mereka mentasbihkan-Nya dan hanya kepada-Nya lah mereka bersujud. (Al-A’raaf 205-206)

Di blog majelis ini dan juga di blog Rei ki kami bermaksud memperkenalkan pada pembaca metode dzikir dengan berbagai tehnik. Dengan metode ini anda bisa mengatasi rasa bosan, malas, mengantuk, dan lain sebagainya selama melakukan kegiatan dzikir . Beberapa kondisi diatas merupakan kendala utama yang menyebabkan orang malas melakukan kegiatan dzikir setiap hari, walaupun anjuran dzikir banyak disebut didalam Qur’an dan hadist Rasulullah. Dengan berbagai metode dan tekhnik yang kami berikan, maka kecintaan untuk berdzikir akan mendarah daging dan meresap ke alam bawah sadar kita semua.

Dan yang terutama adalah manfaatnya secara hakiki, yaitu hidupnya hati kita dan tersambungnya hati kita dengan Allah SWT secara nyata dan terus menerus selama 24 jam penuh. Sehingga kehadiran Allah selalu bisa kita rasakan dan buktikan dengan nyata dalam kehidupan kita. Kita secara haqqul yakin bisa merasakan bahwa Allah SWT memang betul-betul selalu hadir beserta kita. Dan bukan hanya sekedar sebuah ungkapan atau jargon belaka.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَثَلُ الَّذِيْ يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِيْ لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ

Permisalan orang yang berdzikir kepada Allah dengan orang yang tidak berdzikir kepada Allah adalah seperti orang yang hidup dan mati.” (HR. Al-Bukhariy no.6407bersama Fathul Bari 11/208 dan Muslim 1/539 no.779)

Bagi yang berminat mengikuti metode dzikir ini silahkan mengikuti pelatihan yang kami adakan. Setelah mengikuti pelatihan insya Allah anda bisa melatih kegiatan dzikir tersebut seorang diri dirumah menggunakan ayat dan bacaan dzikir yang banyak kami cantumkan di blog ini.

Referensi Artikel : Pondok Zikir

Baginda Rasul Saw bersabda : “Banyaklah olehmu menyebut Allah (Dzikrullah) di segenap keadaan karena tak ada sesuatu amal yg lebih disukai Allah dan tak ada yang sangat melepaskan hamba dari suatu bencana di dunia dan akherat dari pada menyebut Allah (Dzikrullah) ..” (H.R. Ath-Thabrani )

Nabi SAW bersabda : “Barang siapa dari kalian yg merasa lemah di waktu malam untuk melakukan shalat malam, merasa bakhil untuk menginfakkan harta dan pengecut (merasa takut) untuk berjihad melawan musuh, maka perbanyaklah dzikir kepada Allah ..” (H.R. Ath-Thabrani )

April 6, 2011Leave a reply

Iklan

Report this ad

>Ringan di Lidah Namun Besar Pahalanya

>

Penulis: Ummu Ziyad
Muroja’ah: Ust. Aris Munandar

Banyak kata…keluar dari lisan kita. Tapi entah berapa yang mengeluarkan sepatah dua patah yang menambah bekal pahala di akhirat nanti. Ya saudariku…hanya sepatah dua patah kata…yang terasa ringan untuk diucapkan, mudah untuk dihafalkan, dan dapat menambah keimanan kita. Bukankah iman bertambah dan berkurang? Semoga kita tidak lupa untuk mengamalkan sunnah ini dan bersemangat untuk menghafalkan dan mengamalkan do’a dan dzikir lainnya (yang membutuhkan waktu untuk menghafalkan dan mengamalkannya) yang shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Bismillah

Untuk lafadz yang satu ini, mungkin kita sendiri lupa entah kapan mulai mempelajarinya. Ternyata banyak saat-saat yang kita disunnahkan untuk mengluarkan lafadz ini. Yang pertama adalah saat hendak mulai makan. Hei…mungkin langsung ada yang bertanya-tanya, bukankah saat hendak makan doa yang dibaca “Allahumma bariklana…?” Jawabnya, “Bukan saudariku.” Bahkan do’a tersebut tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam karena hanya disebutkan dalam hadits yang lemah riwayat dari Ibnu Sunni. Cukup dengan ‘bismillah’. Maka setan tidak akan dapat ikut makan bersama kita.

Dari Jabir radhiallahu ‘anhu, dia berkata, “Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‘Apabila seseorang masuk rumahnya dia menyebut Allah Ta’ala pada waktu masuknya dan pada waktu makannya, maka setan berkata kepada teman-temannya, ‘Kalian tidak punya tempat bermalam dan tidak punya makan malam.’ Apabila ia masuk tidak menyebut nama Allah pada waktu masuknya itu, maka setan berkata, ‘Kalian mendapatkan tempat menginap’, dan apabila ia tidak menyebut nama Allah pada waktu makan, maka setan berkata, ‘Kalian mendapatkan tempat bermalam dan makan malam.’” (HR. Muslim)

Adapun jika kita terlupa membaca ‘bismillah’ di awal waktu kita makan, maka kita cukup membasa ‘bismillah awwalahu wa aakhirohu’ di saat kita ingat.

Dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anhuma, ia berkata, “Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, ‘Apabila salah seorang kamu makan, maka sebutlah nama Allah Ta’ala (bismillah -pen). Jika ia lupa menyebut nama Allah di awal makannya, maka hendaklah ia mengucapkan,

بِسْمِ اللهِ أوَّلَهُ وَ اخِرَهُ

(Dengan menyebut nama Allah pada awalnya dan pada akhirnya)’.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dia berkata, “Hadits hasan shahih”)

Kita juga disunnahkan membaca bismillah ketika kendaraan yang kita kendarai mogok. (HR. Abu Daud, dinyatakan shahih oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Daud III/941)

Subhanallah
Alhamdulillah, dzikir yang satu ini pun sudah kita hafal sejak lama. Dzikir ini dapat kita amalkan setelah sholat sebanyak 33 kali (HR. Bukhari dan Muslim) atau kita dzikirkan pula sebelum tidur sebanyak 33 kali (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam satu riwayat lain, dibaca sebanyak 34 kali sebelum tidur. Lafadz ini juga disunnahkan untuk diucapkan ketika kita dalam perjalanan dengan kondisi jalan yang menurun (HR. Bukhari dalam al-Fath VI/135). Dapat pula kita ucapkan ketika kita sedang takjub dengan kebesaran ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala (HR. Bukhari)

Adapula lafadz tasbih lainnya yang telah diajarkan Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagai berikut:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua kalimat yang ringan di lidah, berat dalam timbangan, dicintai Allah Yang Maha Pengasih, (yaitu),

سُبْحَانَ الله وَ بِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللهِ الغَظِيْمِ

ّ

Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya, maha suci Allah Yang Maha Agung.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pada hadits lainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya ucapan yang paling dicintai Allah adalah

سُبْحَانَ اللهِ وَ بِحَمْدِ هِ

(HR. Muslim)

Alhamdulillah
Lafadz ini adalah ungkapan rasa syukur seorang hamba kepada Rabbnya dengan memberikan pujian kepada-Nya. Lafadz ini juga disunnahkan dibaca setelah sholat sebanyak 33 kali dan juga sebelum tidur 33 kali.

Setelah bersin, kita juga disunnahkan mengucapkan alhamdulillah atau alhamdulillah ‘ala kulli haal (HR. Bukhari). Nah, bagi yang mendengar lafadz alhamdulillah dari orang yang bersin, maka berikanlah do’a kepadanya, yaitu

يَر حَمُكَ اللّه

yarhamukallah
“Semoga Allah merahmatimu.”

Kalau sudah mendapat do’a ini, maka orang yang bersin tadi membaca

يَهْدِ يكُمُ اللّهُ و يُصلح بَالَ كُمْ

yahdikumullah wa yuslih baalakum’
“Semoga Allah memberi petunjuk dan memperbaiki keadaanmu.”

Keutamaan dzikir alhamdulillah dan dzikir subhanallah juga terdapat dalam hadits berikut,

“Dari Abu Malik al-Asy’ary dia berkata, ‘Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Bersuci adalah setengah iman,

الحَمْدُ لِلَّهِ 

memenuhi timbangan, 

dan

سُبْجَانَ اللّهِ وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ 

(Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya) memenuhi antara tujuh langit dan bumi.” (HR. Muslim)

Allahu Akbar
Sama seperti dua lafadz sebelumnya, lafadz ini juga disunnahkan dibaca setelah sholat dan sebelum tidur. Setelah shalat sebanyak 33 kali dan sebelum tidur sebanyak 33 kali (dalam riwayat lain 34 kali).

Lafadz Allahu Akbar juga sunnah diucapkan ketika melihat sesuatu yang menakjubkan dari ciptaan Allah (HR. Bukhari dalam al-Fath). Dan tahukah saudariku, ternyata lafadz ini juga termasuk dzikir yang sunnah diucapkan ketika dalam perjalanan dengan kondisi jalan yang menanjak. (HR. Bukhari dalam al-Fath VI/135)

Laa ilaha illallah
Alhamdulillah, kita semua tentu telah melafadzkan ini karena inilah salah satu pembeda antara muslim dengan kafir. Tentu saja pelafalan lafadz laa ilaha illallah harus disertai dengan keyakinan hati dan pemaknaan yang benar, bahwa tidak ada ilah atau sesembahan yang berhak disembah selain Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga menjelaskan tentang lafadz ini dalam haditsnya,

“Sebaik-baik dzikir adalah ada لا اله الا الله (tiada Ilah yang berhak disembah melainkan Allah).” (HR. Tirmidzi dan dia berkata, “Hadits hasan.”)

Dan sungguh manis ganjaran orang yang yang melafadzkan dzikir ini, sebagaimana dijelaskan oleh Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Barangsiapa mengucapkan laa ilaah illallah, maka ditanamkan baginya sebatang pohon kurma di Surga.” (HR. Tirmidzi dan dia berkata, “Hadits hasan.”)

Saudariku tentu juga mengetahui, pernah menjadi tren ‘latah’ yang menyebar di berbagai kalangan. Salah satu ciri latah ini adalah jika seseorang dikagetkan atau terkejut, maka akan keluar kata-kata yang tidak dia sadari. Atau bahkan ia bisa dikontrol oleh orang yang mengejutkannya sehingga berkata-kata atau bertingkah laku yang tidak-tidak. Padahal untuk urusan yang terlihat kecil ini, ternyata telah pula diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Seorang yang terkejut disunnahkan untuk mengucapkan lafadz ‘laa ilah illallah’. (HR. Bukhari dalam Fathul Baari VI/181 dan Muslim IV/22208)

Masya Allah
Yang satu ini, seringkali penulis dengar dilafalkan bukan pada tempatnya. Masya Allah memiliki makna “Atas kehendak Allah”. Lafadz ini diucapkan ketika kita takjub melihat kelebihan yang dimiliki oleh orang lain, baik berupa harta, kondisi fisik atau yang lainnya. Dalam surat Al Kahfi, terdapat tambahan,

“Masya Allah laa quwwata illa billah”

“Sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tidak ada kekuatan kecuali dengan bantuan Allah.”

Lafadz ini juga berkaitan dengan penyakit ‘ain. Dengan melafadzkan “Masya Allah” ketika kita mengaggumi kelebihan yang dimiliki orang lain, diharapkan orang tersebut tidak terkena penyakit ‘ain disebabkan pandangan kita. Karena penyakit ‘ain ini dapat terjadi baik kita sengaja ataupun tidak.

Nah…yang sering menarik pandangan seseorang adalah tingkah dan fisik anak kecil yang menggoda. Pipinya yang lucu, matanya yang nakal dan lain sebagainya. Lalu datanglah pujian dari sanak, saudara atau teman sekitar kita. Namun kita mungkin lupa, bahwa anak juga merupakan anugrah yang dapat terkena ‘ain. Maka, ingatkanlah orang-orang sekitar untuk mengucapkan masya Allah ketika memberikan pujian kepada anak kita. Begitupula dengan kita sendiri ketika memuji anak atau benda milik seseorang, maka ucapkanlah ‘masya Allah’ ini.

Astaghfirullah
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Pujian yang paling tinggi adalah la ilaha illallah, sedangkan doa yang paling tinggi adalah perkataan astaghfirullah. Allah memerintahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengesakan Allah dan memohon ampunan bagi diri sendiri dan bagi orang-orang mukmin.”

Memohon ampunan dengan lafadz ini sunnah diucapkan sebanyak 3 kali setelah selesai salam dari sholat wajib. Kita juga dapat memohon ampunan sebanyak-banyaknya, sebagaimana banyak ayat Al-Qur’an menunjukkan hal ini. Begitupula dari contoh perbuatan Rasululllah shallallahu’alaihi wa sallam (padahal beliau sudah diampuni dosanya yang telalu lalu dan akan datang). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Demi Allah, sesungguhnya aku benar-benar memohn ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari.” (HR. Bukhari)

Kita sebagai wanita juga diperintah untuk memperbanyak istighfar, sebagaimana dalam hadits berikut,

“Wahai sekalian kaum wanita, bersedekahlah dan perbanyaklah istighfar, karena sesungguhnya aku melihat kalian adalah kebanyakan penghuni neraka!”

Seorang wanita dari mereka bertanya, “Wahai Rasululllah, mengapa kami menjadi kebanyakan penghuni neraka?”

Beliau menjawab, “Kalian terlalu banyak melaknat dan ingkar (tidak bersyukur) terhadap (kebaikan) suami, aku tidak melihat orang yang kurang akal dan agamanya bisa mengalahkan lelaki yang berakal kecuali kalian.”

Ia bertanya, “Apa maksudnya kurang akal dan agama?”

Beliau menjawab, “Persaksian dua orang wanita sama dengan seorang laki-laii dan wanita berdiam diri beberapa hari tanpa shalat.”
(HR. Muslim)

Ini adah lafadz-lafadz dzikir yang ringan di lidah dan mudah untuk dihafal dan diamalkan, insya Allah. Semoga yang ringan ini juga menjadi pemicu untuk menghafal dan mempraktekkan do’a dan dzikir-dzikir lain yang lebih panjang. Barakallahufikunna.

Artikel muslimah.or.id

Maret 21, 2011Leave a reply

Iklan

Report this ad

>Adab Zikir Khususiyah NAQS

>Untuk mendapatkan kualitas zikir yang tinggi dan dampak yang maksimal, seseorang yang berzikir itu harus melaksanakan adab zikir. Syekh Amin Al Kurdi mengatakan ada 11 adab zikir, yaitu :

Suci dari hadas kecil atau seseorang itu dalam keadaan berwudlu. Sabda Rasulullah SAW, Artinya : Wudlu itu menghapus dosa-dosa. (H.R. Ahmad).Shalat sunat dua rakaat.Menghadap kiblat di tempat yang sunyi. Sabda Rasulullah SAW, Artinya : Sebaik-baik majlis ialah menghadap kiblat. (H.R. Thabrani). Sabda Rasulullah SAW, Artinya : Tujuh orang yang mendapat perlindungan Allah pada suatu hari yang tidak ada perlindungan kecuali daripada-Nya. Di dalam hadis itu disebutkan antara lain : Dan seorang laki-laki berzikir di tempat yang sunyi kemudian dia menangis dengan mengeluarkan air matanya. (H.R. Bukhari Muslim).Duduk tawarruk, yaitu kebalikan dari duduk tawarruk dalam shalat. Sebagaimana duduknya para sahabat di hadapan Rasulullah SAW. Duduk tawarruk seperti itu memudahkan seseorang untuk mendapatkan tawaduk dan konsentrasi.Istighfar atau minta ampun dari semua maksiat dan kesalahan yang telah lalu. Dalam mengucapkan istighfar itu, dia membayangkan semua maksiat dan kesalahan-kesalahannya secara keseluruhan, sambil dia percaya dan membayangkan Allah melihatnya sekarang ini. Karena itu dia meninggalkan semua kesibukan dan fikiran duniawiyah. Yang dibayangkannya, hanyalah kebesaran dan keagungan Allah SWT yang hadir pada saat ini, yang bersifat Maha Pemurah lagi Maha Pengampun. Setelah itu dia mengucapkan Astaghfirullah ( ) 5 kali atau 15 kali atau 25 kali. Yang terbaik adalah 25 kali. Sabda Rasulullah SAW, Artinya : Barang siapa yang lestari terus menerus mengucapkan istighfar, niscaya Allah memberikan jalan keluar baginya dari segala kesempitan dan menghilangkan segala yang menggelisahkan dan memberikan rezki dari sumber yang tidak dia duga sebelumnya. (H.R. Ahmad dan Hakim).Membaca surat Al Fatihah satu kali dan surat Al Ikhlas tiga kali dan menghadiahkan pahalanya kepada roh Nabi Muhammad SAW dan kepada arwah sekalian Syekh ahli silsilah Tarikat Naqsyabandiyah, terutama kepada Syekh Mursyid.Memejamkan kedua mata dan menutup mulut dan menongkatkan lidah ke langit-langit. Hal itu dilakukan untuk mendapatkan kekhusukan yang sempurna dan lebih memastikan lintasan- lintasan hati yang harus diperhatikan.Rabithah Kubur, artinya seseorang yang berzikir itu membayangkan seolah-olah dirinya sudah mati. Karena itu dia membayangkan dirinya dimandikan, dikafankan, dishalatkan, diusung ke kubur dan akhirnya dimakamkan (dikebumikan). Semua keluarga dan sahabat handai taulan meninggalkan kita sendirian dalam kubur. Pada waktu itu ingatlah kita bahwa segala sesuatu tidak berguna lagi kecuali amal saleh. Sabda Rasulullah SAW, Artinya : Jadilah kamu di dunia seperti orang asing atau sedang dalam perjalanan dan karena itu persiapkanlah dirimu untuk pada suatu saat menjadi penghuni kubur (H.R. Tarmizi).Rabithah Mursyid, artinya murid merabithahkan atau menghubungkan rohaniahnya kepada rohaniah mursyid yang akan membimbingnya atau bersama-sama menuju kehadirat Allah SWT. Rohaniah mursyid itu dalam kajian orang tasawuf, ibarat corong atau pancuran untuk mendapatkan limpahan kurnia dan berkah dari Allah SWT. Firman Allah SWT, Artinya : Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah SWT dan carilah jalan (wasilah) yang mendekatkan diri kepada-Nya dan berjihadlah pada jalan-Nya pasti kamu mendapat keberuntungan (sukses). (Q.S. Al Maidah 5 : 35). Firman Allah SWT, Artinya : Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar. (Q.S. At Taubah 9 : 120). Sabda Rasulullah SAW, Artinya : Seseorang itu akan selalu bersama dengan orang yang dia kasihi. (H.R. Bukhari Muslim). Sabda Rasulullah SAW, Artinya : Abu Sofyan bin Waki’ menceritakan kepada kami dari Ashim bin Ubaidillah dari Salim dari Ibnu Umar dari Umar bahwa sesungguhnya Umar bin Khatab minta izin kepada Nabi SAW untuk melaksanakan ibadat umrah, maka Nabi bersabda, “Wahai saudaraku, ikut sertakan kami (ingatkan kami) pada waktu engkau berdo’a nanti dan jangan sekali-kali engkau melupakan kami.” (H.R. Abu Daud dan Tarmizi). Sabda Rasulullah, Artinya : Besertalah kamu dengan Allah, tapi kalau belum sanggup, maka hendaklah kamu beserta dengan orang-orang yang telah beserta dengan Allah, karena sesungguhnya bersama- sama orang itulah kamu akan sampai kepada Allah SWT.(H.R Abu Dawud). Kata orang-orang arif, Artinya : Fana pada syekh adalah mukaddimah untuk fana kepada Allah SWT.Mengkonsentrasikan semua panca indera dan memutuskan hubungan dengan semua yang membimbangkan untuk ingat kepada Allah.Konsentrasi hanya ditujukan kepada Allah saja lalu mengucapkan, Artinya : Wahai Tuhanku, Engkaulah yang kumaksud dan keridhoan-Mulah yang aku tuntut (dibaca tiga kali). Sesudah itu barulah mulai berzikir ismus zat dalam hati dengan meresapkan perhatian ismus zat itu yakni : Dialah zat yang tiada sesuatu pun setara dengan Dia. Dia hadir, memperhatikan semua hal, sesuai dengan sabda Rasul dalam menafsirkan makna Al Ikhsan, Artinya : Hendaklah engkau beribadat kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya, maka jikalau engkau tidak melihat-Nya maka yakinilah bahwa sesungguhnya Allah SWT melihat engkau (H.R. Bukhari Muslim). Sabda Rasulullah SAW : Artinya : Iman yang paling baik adalah anda mengetahui / merasakan bahwa sesungguhnya Allah menyaksikan anda di mana pun anda berada (H.R. Thabrani).Menunggu sebentar datangnya sesuatu yang akan muncul pada waktu berzikir hampir berakhir sebelum membuka dua mata. Apabila datang sesuatu yang ghaib, maka hendaklah waspada dan berhati-hati karena cahaya hati akan berpancar.

Demikian Amin Al Kurdi menjelaskan tentang adab zikir. (Amin Al Kurdi 1994 : 443 – 444).

by. suluk2007

Maret 21, 2011Leave a reply

Iklan

Report this ad

>Subhanallah Wa Bihamdihi Subhanallahil Adzim

>

Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Dua kalimat yang ringan bagi lisan untuk mengucapkannya, berat ketika diletakkan di atas mizan (timbangan di akhirat), dan sangat dicintai oleh Dzat yang Maha Pengasih, yaitu subhanallah wa bihamdihi subhanallahil adzim.”

Ibnu Umar ra meriwayatkan bahwa suatu ketika Rasulullah saw berkata kepada para sahabatnya, “Ucapkanlah subhanallah wa bihamdihi sebanyak seratus kali. Barangsiapa mengucapkannya satu kali maka tertulis baginya sepuluh kebaikan, barangsiapa mengucapkannya sepuluh kali maka tertulis baginya seratus kebaikan, barangsiapa mengucapkannya seratus kali maka tertulis baginya seribu kebaikan, barangsiapa menambahnya maka Allah pun akan menambahnya, dan barangsiapa memohon ampun, niscaya Allah akan mengampuninya.”

Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah yang Maha Agung.” (3 kali)

Diriwayatkan oleh at-Turmudzi bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa mengucapkan subhanallah wa bihamdihi maka akan ditanamkan baginya satu pohon kurma di surga.

Ketahuilah barangsiapa mengucapkannya sebanyak tiga kali sebagaimana yang telah ditartibkan dalam ratib ini, maka akan ditanamkan baginya tiga pohon kurma di surga.

Disebutkan dalam kita “Ghayatul Qashd Wal Murad” bahwa al-Arif billah Sayyid Hasan putra shahibu ratib al-Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad berkata, “Empat puluh hari menjelang wafat ayahku dan ia dalam keadaan sakit, yang paling banyak beliau ulang-ulang adalah dzikir tersebut.”

Dalam kitab “Syarhul Washiyah” diterangkan sebuah hadits mengenai keutamaan dzikir subhanallah wa bihamdihi. Dikatakan bahwa kalimat subhanallah wa bihamdihi adalah kalimat yang sangat dicintai Allah swt dan merupakan kalimat yang paling utama dari kalimat-kalimat lainnya. Barangsiapa mengucapkannya maka akan tertulis baginya seratus dua puluh empat ribu kebaikan, dan kalimat tersebut lebih dicintai Allah swt daripada bersedekah di jalan Allah dengan emas sebesar gunung Uhud, dan Allah akan menghapus dosa orang yang mengucapkannya walau dosa orang tersebut lebih banyak daripada buih yang ada di lautan.

Ketahuilah barangsiapa yang mengucapkannya sebanyak tiga kali sebagaimana yang telah ditartibkan dalam ratib ini, maka akan tertulis baginya tiga ratus tujuh puluh dua ribu kebaikan.

Dalam musnad Imam Ahmad diceritakan bahwa ketika menjelang ajal Rasulullah saw, Beliau memanggil putrinya dan berkata, “Aku perintahkan engkau agar selalu mengucapkan subhanallah wa bihamdihi, karena kalimat tersebut merupakan doa seluruh makhluk dan dengan kalimat itulah semua makhluk mendapat limpahan rezeki.”

Abu Dzar berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah saw amal apakah yang paling dicintai Allah swt. Beliau menjawab, ‘Yang telah dipilih Allah untuk para Malaikat-Nya, yaitu subhanallah wa bihamdihi subhanallahil adzim.

Diriwayatkan dalam “Shahih Bukhari” bahwa suatu ketika datang seorang lelaki mengeluhkan keadaannya kepada Rasulullah saw. Ia berkata, “Dunia ini telah berpaling dariku dan yang telah kuperoleh dari tanganku sangatlah sedikit.” Rasulullah saw bertanya kepadanya, “Apakah engkau tidak pernah membaca doanya para Malaikat dan tasbihnya seluruh makhluk yang dengan itu mereka mendapat limpahan rezeki?” Lelaki itu bertanya, “Doa apakah itu wahai Rasulullah?”

Rasulullah saw menjawab, Subhanallah wa bihamdihi subhanallahil adzim, dan beristighfarlah kepada Allah sebanyak seratus kali diantara waktu terbitnya fajar hingga menjelang waktu shalatmu, dengan itu dunia akan tunduk dan merangkak mendatangimu, dan Allah menciptakan dari setiap kalimat tersebut Malaikat yang selalu bertasbih kepada Allah hingga hari kiamat dan untukmu pahalanya.

by. Majelis Al Anwar

Maret 14, 2011Leave a reply

Iklan

Report this ad

>Ijazah Memperlancar Rezeki

>

Assalamu’alaikum wr, wb…. 
Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam seorang yang banyak berdoa, memohon dan menunjukkan ketergantungan kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Beliau sangat menyukai kalimat-kalimat yang ringkas namun sarat makna dan juga menyukai ucapan-ucapan doa.

Doa adalah ibadah yang sangat agung, yang tidak boleh dipalingkan kepada selain Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Hakikat doa adalah menunjukkan ketergantungan kita kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala dan berlepas diri dari daya dan upaya makhluk. Doa merupakan tanda Ubudiyah (penghambaan diri secara totalitas kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala). Doa juga merupakan lambang kelemahan manusia. Di dalam ibadah doa terkandung pujian terhadap Alloh Subhanahu wa Ta’ala.  Disamping itu terkandung juga sifat penyantun dan pemurah bagi Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Oleh sebab itu Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Doa itu adalah ibadah” (HR: Tirmidzi)

Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa berdoa memohon kepada Rabb Subhanahu wa Ta’ala baik pada waktu lapang maupun pada saat sempit. Pada peperangan Badar, beliau berdoa kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala hingga jatuh selendang beliau dari kedua pundaknya, memohon kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala agar menurunkan pertolongan bagi kaum muslimin dan menjatuhkan kekalahan atas kaum musyrikin. Beliau sering berdoa untuk dirinya sendiri, untuk keluarga dan ahli bait beliau, untuk sahabat-sahabat beliau bahkan untuk segenap kaum muslimin.

Sahabat NAQS yang dirahmati Allah. Dibawah ini saya persembahkan beberapa amalan Do’a yang bisa dijadikan piandel dalam mengatasi permasalahan kehidupan kita sehari-hari. Amalan ini bersifat umum, jadi boleh di amalkan oleh siapa saja. Namun khusus untuk member Majelis NAQS, harus telfon pengasuh dulu sebelum mengamalkannya. Karena ada kaifiyat khusus yang harus dijalankan. Trims..

Ayat 100 Dinar

Konon pada suatu masa, ada seorang saudagar yang sangat kaya dan dermawan di tanah Arab mendapat mimpi agar memberikan sedekah sebanyak 1000 dinar emas kepada fakir miskin….tapi saudagar tersebut kurang yakin akan perintah mimpi tersebut…Tapi ternyata mimpi itu datang setiap malam didalam tidurnya, sehingga saudagar itu dengan ikhlas memberikan sedekah 1000 dinar emas kepada fakir miskin….Pendek cerita, suatu saat saudagar itu pergi berlayar untuk berdagang kenegri seberang dengan membawa banyak harta kekayaan termasuk emas berlian yang disimpan didalam peti kayunya….Ditengah jalan bencana menimpa, turun badai yang sangat besar menghancurkan dan menenggelamkan kapalnya…tapi si saudagar itu ternyata selamat terdampar dipantai bersama peti emas berliannya yang sangat berharga……


Ketahuilah ada banyak cara untuk membuka kesulitan rezeqi. Ayat 1000 Dinar adalah yang sangat dianjurkan oleh para salafush sholih.Maka ambillah cara ini sebagai kunci untuk membuka kesulitanmu.Beginilah cara yang di Ijazahkan Al-Habib Muhammad bin Ali Syahab, Palembang.

Kaifiatu ‘amal :
Adalah melaksanakan sholat hajat dua rakaat selama 7 ( tujuh ) hari berturut-turut.Dengan cara : Setiap rakaat ba’da al-fatihah membaca ayat At-Tholaq 2-3 hingga akhir sebanyak 25 kali. Setelah salam membaca doa dibawah ini dengan sungguh-sungguh dan ikhlas 100 kali.

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجاً

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْراً

Ma’nanya :
“ Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya DIA akan memberikan jalan keluar dan memberinya rezki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya DIA akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah menjalankan urusanNYA. Sesungguhnmya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu “ ( QS Ath-Thalaq : 2-3 )

Dan ini doa yang dibaca 100 x :

بسم الله الر حمن الرحيم

اللهم اكفنى بحلالك عن حرا مك واغنني بفضلك عمن سواك.    Allahummakfinii bihalaalika ‘an haroomika waghninii bifadhlika ‘amman siwaaka.100x

“ Ya Allah berilah kecukupan kepadaku dari rezeki yang halal dari-MU dan ( jauhkan ) jangan yang haram, dan dengan keutamaan-MU kayakanlah aku dan jauhkan aku ( dari rezeki ) yang selain dari Engkau.” 100 x.

“Ya Alloh, cukupilah aku dengan rizki-Mu yang halal (supaya aku terhindar) dari yang haram, perkayalah aku dengan karunia-Mu (supaya aku tidak meminta) kepada selain-Mu.” (HR: At-Tirmidzi)


Menurut guru kami, jika shalat ini dirutinkan terus-menerus ( jadi tidak terbatas hanya 7 hari ) itulah yang sebaik-baiknya. Dan bagi yang mengamalkannya dia tidak akan pernah mengalami kekurangan apapun dalam keperluan hidupnya. Mujarab Shohih !!

Kaifiatu ‘amal 2 :
by. tirtaamijaya.wordpress.com
Sebelum membaca doa Ayat 1000 Dinar ini, bersihkan dulu hati dari segala nafsu duniawi yang negative..kemudian ucapkan dalam hati niat sbb:

“ Audzu billah himinnas syaitonni rodzim (aku berlindung kepada Allah dari gangguan setan terkutuk)….Bissmillahi rachmanni rakhim (dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang) Astagfirullah al adzim ( ya Allah, aku mohon ampun kepadaMu)..Allahuma soli alla Muhamad wa ala Ali Muhamad (salawat nabi)…aku memanjatkan doa Ayat 1000 Dinar kepada-Mu sebagai ikrar keimanan dan ketaqwaanku kepada Mu…hanya pada-MU lah aku menyembah dan hanya pada-Mu lah aku minta pertolongan…berikanlah aku kebahagiaan didunia dan kebahagiaan diakhirat, selamatkanlah aku dari siksa api neraka…Amin…”

Ayat 1000 Dinar dibacakan dalam hati/wirid dengan khusu dan dicamkan artinya dengan khidmat sebanyak 200 kali setiap selesai shalat wajib, nonstop tidak boleh ada shalat yang bolong/kelewatan..berarti 1000 kali dalam 24 jam…

Kalau ada shalat yang bolong, harus diulangi lagi dari awal…(berarti harus sangat disiplin dengan ketat)..

Menurut pengalaman saya sendiri yang telah melaksanakan doa Ayat 1000 Dinar ini selama setahun penuh nonstop tanpa ada shalat yang bolong, ….sangat bermanfaat…terutama segala rasa dendam, benci, marah, kecewa, stress berat yang membelenggu hati dan fikiran ini menjadi sirna…saya jadi bisa memaafkan orang yang pernah mendzlimi saya …saya bisa tersenyum menikmati indahnya penderitaan saya terdahulu..yang paling penting saya jadi lebih merasa dekat dengan Allah dan tidak terbelenggu lagi dengan nafsu duniawi akan pangkat, jabatan, kekayaan dlsb….saya menjad lebih bisa menerima semua yang Allah berikan kepada saya, baik susah ataupun senang, hikmah maupun musibah..lebih ikhlas dan bersyukur atas karunia Allah yang telah memberikan saya kehidupan yang tak ternilai ini….(catatan: waktunya tidak harus satu tahun..tapi lebih lama lebih baik..kalau tak tahan lama, gak apa sekuatnya dulu…tapi coba terus sampai mampu setahu penuh, agar hasilnya maksimal dan seumur hidup)…

Sejak itu saya sangat yakin bahwa kalau kita mampu berserah diri sepenuhnya keada Allah, maka tak ada yang mampu mencelakai kita….biar seribu orang berniat mencelakai kita, tapi Allah bilang tidak, maka tak ada yang bisa mencelakakan kita…demikian juga biar seribu orang mendoakan kita selamat, tapi Allah bilang tidak, maka kita tidak akan bisa lepas dari kehendak Allah….

=== Sempurna Ijazah ===

Wirid Al-Allamah As-Syaikh Achmad At-Tamimi R.a

Pangeran Sukemilung

Assalamu’alaikum wr, wb….Rahmat Allah atas kalian semua. Inilah jawaban untuk para santri yang menginginkan pemecahan dari semua persoalan yang mereka hadapi. Inilah jalan keluar walau semustahil apapun permasalahan yang kau hadapi. Inilah wirid yang di Ijazahkan kepada saya oleh Al-Habib Muhammad bin Ali Syahab, saat saya terpuruk dan tidak menemukan jalan keluarnya.Seperti inilah yang dilakukan para pendahulu dari guru-guru kami saat beliau-beliau itu menghadapi persoalan yang tidak lagi bisa mereka pecahkan.Dan inilah yang seharusnya para santri lakukan saat kehidupan terasa memberatkan, saat terasa semua jawaban atas ribuan pertanyaan tertutup.Carilah jawaban itu dengan cara yang baik, saat itu kau lakukan maka Allah SWT akan menjawabmu dengan baik.Kebaikan-NYA akan meliputi hidupmu selamanya.Amiin….!!

Inilah wirid yang dimaksud.

بسم الله الرحمن الرحيم

انا اوحينا اليك كما اوحينا الى نوح والنبيين من بعده,واوحينا الى ابراهيم واسماعيل واسحاق ويعقوب والاسباط,وعيسى وايوب ويونس وهرون وسليمان,واتينا داود زبورا,ورسلا قد قصصناهم عليك من قبل ورسلا لم نقصصهم عليك وكلم الله موسى تكليما.

( النساء : 163-164 )

Inna auhayna ilaika kamaa auhaynaa ilaa Nuuhin wannabiyyinna mim ba’diha. Wa auhaynaa ilaa Ibrohiima wa ismaa’iila wa Ishaaqo wa Ya’quuba wal asbaa-thi,wa Isaa wa Ayyuuba wa Yunuus wa Haruun wa Sulaimaana, wa ataynaa Dawuuda Dzabuuro.Wa Rasuulan Qod Qoshoshnaahum ‘alaika wa kallamallahu Muusaa takliimaa. ( An-Nisa : 163-164 )

Ma’nanya :

“ Sesungguhnya kami telah memberikan Wahyu kepadamu sebagai mana kami telah memberikan wahyu kepada Nabi Nuh dan Nabi-Nabi yang kemudiannya, dan kami telah memberikan wahyu ( pula ) kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan kami berikan Zabur kepada Daud.
Dan ( Kami telah mengutus ) Rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan Rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung.” ( QS.An-Nisa : 163-164 )

Riwayat Shohibul Wirid :
Al-Allamah Ahmad At-Tamimi R.a, menyebutkan, siapa saja mempunyai masalah/urusan yang sangat penting baik itu urusan Diniyyah atau Dunyawiyah dan sudah tidak ada lagi seseorang yang bisa membantu untuk mengatasinya, dan dia sendiri sudah tidak mampu lagi dan cemas dikarenakannya, maka untuk itu caranya adalah : Jangan memakan segala yang bernyawa atau yang keluar dari yang bernyawa selama 7 hari, dan setiap hari-hari itu dia membaca ayat tersebut 72 x . Pada malam terakhirnya atau malam ketujuhnya nanti maka dia akan melihat seorang Ruhaniah dari Aulia Allah memberitahukan kepadanya suatu cara untuk mengatasinya, dan turutilah apa yang telah diajarkannya itu. Jika ajaran itu betul-betul dipatuhi maka semua itu akan menjadi beres. Insya Allah !

=== Sempurna Ijazah ===

Ismul A’dhoom Syaikh Hasan Al-Bashri R.a

Pangeran Sukemilung

Assalamu’alaikum wr,wb…..Ikhwani fillah, inilah Doa bagi mereka yang terbelit kesempitan ekonomi dan hutang yang menumpuk. Doa ini mempunyai riwayat yang luar biasa. Inilah Ismul A’dhoom yang di ajarkan oleh Syeikhul A’dhoom Hasan Al-Basri Ra.Gunakanlah pengetahuan ini sebaik mungkin, untukmu dan kehidupanmu.Mintalah jalan keluar pada Allah SWT, sesulit apapun kehidupanmu, sesempit apapun rezeQimu. Insya Allah dengan wasilah Asmaul A’dhoom ini, semua kesempitan dan kesusahan akan terhurai dan kau akan menemukan makhroju yang kau inginkan.

Inilah Ismul A’dhoom yang di Ijazahkan oleh Syaikhina Habibina Al-Habib Muhammad bin Ali Syahab, Palembang.

Redaksi Asma’ul A’dhoom Syekh Hasan Al-Basri, Ra.

دعاء الشيخ الحسن البصرى

بسم الله الر حمن الرحيم

يا الله يا الله انت الله بلى,والله انت الله لا اله الا انت,الله الله الله,

والله انه لا اله الا الله,اقض عني الدين,وارقني بعد الدين.

Doa Syaikh Al-Hasan Basri, Ra.

Bismillahir rahmaanir rahiim
Yaa Allah Yaa Allah Antallahu bala,
wallahi antallahu Laa ilaha illa anta. Allah Allah Allah,
Wallahi innahu laa ilaha ilallah.
Iqdhi ‘annid dayni, warzuqnii ba’dad-dayni

‘ Ya Allah Ya Allah, Engkaulah Allah. Memang sebetulnyalah demi Allah Engkaulah Allah, Tiada Tuhan terkecuali Engkau, lunasilah dariku semua hutang dan berilah aku rezki terjauh dari hutang ‘

Catatan :

Doa ini berasal dari Syaikh Hasan Basri. Salah seorang dari Waliyullah Agung dan mempunyai banyak karomah. Diriwayatkan dari beliau mengenai kisah do’a ini, sebagai berikut :

Dikisahkan suatu hari beliau kedatangan seorang temannya yang sengaja datang berkunjung dan ingin meminta suatu do’a dari beliau. Temannya menceritakan tentang keadaannya yang terjepit oleh hutang dan kesulitan ekonomi yang parah. Si teman berkata,” Wahai Aba Saiid saya sedang terbeban hutang dan saya ingin agar engkau ajarkan kepada saya Isim Allah Ta’alaa Al-A’dham, yang jika seorang hamba berdoa dengan memanggil-NYA dengan isim itu maka do’anya dikabulkan-NYA.”

Maka dijawab beliau,” Jika itu yang engkau inginkan maka engkau berdirilah dan berwudhulah !” Maka temannya itu bangun dari duduknya dan pergi berwudhu. Setelah itu ia kembali menghadap beliau. Kemudian Syaikh Hasan Basri mengajarkan do’a tersebut.

Pada malamnya orang itu mulai mengerjakan apa yang diajarkan oleh beliau. Dan mengulang-ulanginya ditempat shalatnya. Keesokan harinya saat shubuh, dia mendapatkan ditempat sholatnya itu ada sebuah wadah berisi seratus ribu Dirham dalam bentuk berbagai mata uang dan dalam keadaan utuh seperti uang baru. Dibagian kepala wadah itu tertulis ,” Seandainya Engkau Meminta Lebih Dari Itu Maka Itupun Akan Kami Berikan, Kenapa Bukannya Surga Yang Engkau Minta ?”

Mendapatkan hal tersebut orang itu kemudian pergi menemui Syaikh Hasan Bashri dan diceritakannya perihal apa yang telah ditemukannya itu. Maka Al-Hasan pergi bersama orang itu untuk menyaksikan sendiri berita itu. Lalu temannya itu berkata lagi padanya,” Saya jadi sangat menyesal kenapa saya tidak meminta kepada Allah agar diberi-NYA surga ?” maka Al-Hasan menjawab “ Sesungguhnya yang mengajarkan isim itu padamu, tidaklah dia diajarkannya kepadamu melainkan untuk suatu kebaikan yang diinginkan-NYA untukmu. Maka simpanlah dia baik-baik, dan jagalah agar dia tidak sampai didengar oleh Hajjaj, karena jika dia mengetahuinya maka tak akan ada lagi orang yang bisa lolos dari kekejamannya.”

Catatan :
Do’a ini termasuk do’a yang mempunyai ‘ dosis ‘ berat. Ijazah yang ada pada kami dibaca 7 kali setiap ba’da sholat fardhu. Untuk kepentingan yang dirasa berat dapat dibaca 77 sampai 700 kali. Doa ini mustajab sekali untuk mendapatkan jalan keluar dari hutang yang melilit.

=== Sempurna Ijazah ===

Allah menjelaskan bahwa bagi orang yang bertaqwa dan bertawakal Allah akan memberikan 3 hadiah padanya :

1. Diberi jalan keluar dari setiap kesulitan atau problem yang dihadapinya
2. Diberi rezeki dari tempat yang tidak diduga
3. Dicukupkan semua kebutuhannya

Silih berganti problem dan masalah berlalu dalam hidup kita, kadang kala kita menemui masalah yang pelik dan rumit. Kita tidak menemukan jalan keluar dari masalah tersebut. Masalahnya jadi berlarut larut dan menimbulkan perasaan tertekan dan stress berkepanjangan . Demikian pelik masalah yang dihadapi . Timbul berbagai pertanyaan dalam hati, kapan masalah ini berakhir, apakah mungkin masalah ini bisa diselesaikan,apakah Tuhan mau menolong kita, mengapa Tuhan tidak menolong kita….dan lain sebagainya. Hal seperti itu digambarkan dalam Al Qur’an ayat 214:

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. ( Al Baqarah 214)

Bersama Allah tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan , orang yang bertaqwa dan bertawakkal padaNya pasti akan mendapat pertolongan dari Nya.

Banyak sekali kisah kisah sekitar orang yang mendapat pertolongan Allah dari tempat yang tidak pernah disangka. Namun kita sendiri tatkala menghadapi masalah yang rumit dan pelik kadang kala ragu akan pertolongan Allah tersebut. Yang ada hanya keluh kesah. Hingga kita terus menerus dalam keadaan tertekan, yang pada gilirannya dapat menimbulkan penyakit fisik yang bermacam macam.

Penyakit fisik yang muncul akibat masalah kejiwaan atau stress dikenal dengan sebutan psikhosomatik. Penyakit seperti ini paling banyak menghinggapi manusia dewasa ini. Apa lagi bangsa kita pada akhir akhir ini selalu didera musibah yang bertubi tubi. Banjir bandang , tanah longsor, gelombang tsunami, kebakaran, pemutusan hubungan kerja, kenaikan harga barang pokok seperti minyak goreng, minyak tanah, BBM dan lain sebagainya. Pengeluaran selalu lebih besar dari pemasukan. Semua kejadian yang menimpa kita adalah peringatan dari Allah agar kita kembali padaNya. Insya Allah jika kita istiqomah dalam beribadah dan mohon pertolongan padaNya , Dia pasti memberi jalan keluar dari setiap masalah yang kita

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget