Almudassir Media Centre

Wapres Jusuf Kalla Resmikan Rusunawa Pesantren Prof, Dr, Hamka Padang


Padang, KPMC.co - Wakil Presiden M. Jusuf Kalla meresmikan rumah susun dan ruang kelas baru Pesantren Modern Terpadu Prof. Dr. Hamka II Padang. Dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Kanwil Kemenag Sumbar, Kapolda, Danrem, Walikota, Kemenag Kota Padang, Dandim, PUPR, Forkopimda, Rektor, dan tokoh masyarakat, di Bay Pass km 14, Selasa (03/09)

Dalam arahannya wapres Jusuf Kalla berpesan, tugas utama para ustadz dan ustadzah ini adalah bagaimana mendidik pengetahuan agama yang sesuai zamannya, karena zaman juga pengetahuan politik mengubah sifat-sifat pengertian keagamaan. Perkembangan penerapan ajaran agama Islam di Indonesia saat ini semakin tersebar. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya sekolah pesantren, masjid dan gaya hidup hijrah di kalangan muslim dan muslimah.

Oleh karena itu, Wapres mengingatkan agar para ustadz dan penceramah untuk menyebarkan ajaran agama Islam jalan tengah, yang tidak menimbulkan radikalisme dan perpecahan di kalangan masyarakat.


Lebih lanjut wapres JK mengatakan dengan penafsiran ajaran agama Islam yang sesuai dengan kebutuhan zaman, maka semangat keagamaan dan toleransi di Indonesia dapat menjadi kebanggaan.




Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan kepada seluruh tenaga pengajar di sekolah pesantren untuk mengajarkan agama Islam wasathiyah atau Islam jalan tengah yang sesuai dengan perkembangan zaman.


"Semua itu dibutuhkan pemahaman keagamaan Islam menengah, jalan tengah. Tidak ke kiri, tidak ke kanan; apalagi sengat kiri atau sengat kanan atau radikal," kata JK.

"Ilmu itu universal, agama kita itu modern jika ditafsirkan sesuai zamannya. Kita bersyukur ada peningkatan semangat keagamaan di Indonesia luar biasa, Ia mencontohkan seperti pesantren modern Darussalam Gontor di Jawa Timur. Perkembangan serta pemikiran pesantren yang modern, bisa menyesuaikan dengan zamannya. Sehingga melahirkan ulama serta kader yang bisa mengikuti zaman, namun tidak lari dari ajaran Alqur`an dan sunnah rasul. ujar wapres.





Sementara itu, pendiri sekaligus pengasuh PMT Prof Dr Hamka II, Syafii Maarif mengatakan pesantren tersebut memberikan pendidikan agama yang mencerahkan dan menunjukkan rahmah.


"Jadi pesantren SMP, SMA ini memberi pengajaran agama Islam yang memunculkan wajah ramah, bukan wajah sangar yang ingin menerkam orang lain; tapi menyebarkan rahmat di muka bumi, makanya namanya Pesantren Terpadu Hamka," ujar Syafii Maarif.

Pada kesempatan yang sama Kakanwil Kemenag Sumbar H. Hendri didampingi Kakankemenag Kota Padang H. Marjanis berharap, akan lahir kedepannya banyak pesantren di Sumatera Barat, yang akan melahirkan ulama, serta tokoh yang menegakkan syariat islam sesuai alqur`an dan sunnah. Para ulama dari Minangkabau dulunya, merupakan suri tauladan bagi masyarakat Sumatera Barat dan mancanegara. Dari pesantren inilah nantinya akan lahir penerus jejak buya Hamka, harap Kakanwil Kemenag Sumbar. (09)


Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget